"banyak orang bicara cinta, tapi ia hanya mengorbankan darah kambing-kambingnya"
dari novel ‘wong edan’ widiyani (kalo ga salah, maap penulis..)
kita mau memberi sebatas kita mau memberi, cinta terbatas ilusi tubuh, gairah terbatas, kekhawatiran terbatas. mati adalah keniscayaan, tapi (mungkin) takkan ada orang mati untuk cinta. film john Q sebagai contoh (i guess..)
kita berani korbankan waktu, tenaga, uang, pikiran, tapi tidak korbankan diri, dan jiwanya… cinta lawan dari rasa takut.
erich fromm: tidak penting cinta kepada siapa cinta ditujukan, cinta harus tetap ada. untuk setiap detiknya. cinta adalah kesadaran sebagai manusia…
rumi: semua realitas adalah keindahan cinta.
merujuk sapardi mungkin cinta itu cinta tuhan, sederhana itu sesederhana menjalani semua sebagai hamba tuhan, menjalani perwujudan kita seperti api yang tetap harus membuat kayu menjadi abu, atau hujan menghilangkan awan,
aku percaya sebagai (wujud) manusia, cinta membuat kita sangat rendah hati sekaligus sangat berani…
seperti retorika omong kosong memang, gagasan moral yang sangat tidak kompromi.. ke laut aja huh?! hahaha666X
Post a Comment