ya, slalu menarik menyambut taun baru, 2009, dengan seremoni yg selayaknya tentunya… sama halnya, membicarakan taun 2008 pun menarik. kita bisa membicarakan kejadian, perjalanan, peristiwa kita, pencapaian, dan hal;-hal lain, betapa menariknya..
dan dunia memang cukup nyaman dihidupi dengan cara seperti itu. sepertinya aku akan merasa rendah diri jika taun baru berubah dirayakan tiap hari, menjadi ‘hari baru’.
maksud gw perayaan atau seremoni hari baru ada dalam keadaran tiap harinya.. keasaran tiap harinya sepanjang taun, dari tau ke taun. dan hal yang sepertinya buruk, yang akan terjadi: seremoni taun baru akan jadi tak terlalu penting lagi..
kemudian, tak ada hari yang tak penting.. kita harus membahas 365 1/4 hari untuk stiap taunnya. dan inilah yang membuatku rendah diri, ketika memandang hari ini, kemarin, kemarin lusa, dan mungkin besok juga, yang ‘bukan hariku’, maksudnya hanya biasa saja yang kulakukan, perjalanannya, dan bagaimana memaknainya.
dan, selain rendah diri, tanpa taun baru, mungkin tak kan lagi ada: perayaan besar2an, sorak sorai, cuti bersama, sale/ cuci gudang, dll. akan wajar jika jika perubahan taun baru menjadi hari baru akan menimbulkan banyak protes..
-
‹ Home
Contents
-
Categories
-
Tags
-
Archives
- March 2009
- February 2009
- January 2009
- November 2008
- October 2008
- September 2008
- August 2008
- July 2008
- June 2008
- May 2008
- April 2008
- March 2008
- February 2008
- January 2008
- December 2007
- November 2007
- October 2007
- September 2007
- August 2007
- July 2007
- June 2007
- May 2007
- April 2007
- March 2007
- February 2007
- January 2007
- December 2006
- November 2006
- October 2006
- September 2006
Blogroll
-
RSS Feeds
-
Meta
Post a Comment